Piodalan Pura Pasar Agung dan Melanting Gunung Salak

melantingRangkaian piodalan di Pura Pasar Agung dan Melanting Gunung Salak dimulai dengan matur piuning dan pewintenan yang dilaksanakan tanggal 2 Agustus 2012 bertepatan dengan Purnama Sasih Karo, kemudian pemasangan pengangge pada tanggal 28 Agustus 2012 bertepatan dengan hari Penampahan Galungan. selengkapnya Dilanjutkan dengan menghias Daksina Pelinggih yang akan di-Stanakan di masing-masing pelinggih seperti Padmasana, Pelinggih Pasar Agung, Pelinggih Ratu Ayu Mas Melanting, Pelinggih Dewi Kwan Im dan Pelinggih Ganesha. Dengan sangat indah disertai kombinasi warna-warni kembang masing-masing Daksina Pelinggih di hias dengan penuh bhakti oleh umat yang ngayah.
Tepat pada jam 10.00 pagi Purnamaning Sasih Ketiga tanggal 31 Agustus 2012, piodalan Pura Pasar Agung dan Melanting mulai dilaksanakan dengan melakukan Caru di Pelataran Pura Melanting. Ritual piodalan tersebut di puput oleh Ida Pedanda Panji Sogata dari Geriya Lenteng Agung.

Dentingan genta yang diiukuti oleh kidung umat yang hadir membludak untuk engikuti ritual Piodalan yang dilakukan setahun sekali. Banyak pemedek yang baru pertama kali tangkil menghaturkan sembah bhakti kehadapan Ida Sesuhunan dengan membawa permohonan masing-masing.

Pemedek yang tangkil berasal dari berbagai daerah, mulai dari Jabodetabek, Bali, Kalimantan, Sumatera memenuhi halaman Pura Pasar Agung dan Melanting tersebut.

Para pengayah yang dikomandoi oleh Mangku Istri Made Sadnya terlihat sangat sibuk demi suksesnya Piodalan tersebut. Tampak umat yang berpakaian adat Jawa juga ikut terlibat dengan sangat antusias demi rasa bhakti kehadapan Ida Sesuhunan.

Dengan diiringi teriakan yang membahana, maka acara Pecaruan selesai dengan diakhiri acara Ngelurug banten caru. Suara kentongan dan suara sapuan sapu lidi juga ikut memeriahkan acara tersebut.

Lalu acara Piodalan pun mulai dilakukan dengan penuh khidmat yang dipimpin oleh Sang Sulinggih. Proses men-Stanakan Daksina Pelinggih di masing-masing Pelinggih yang ada dilakukan dengan penuh rasa haru, tidak sedikit umat yang hadir meneteskan air mata kebahagian akan suksesnya Piodalan tersebut.

Acara selanjutnya adalah Pengelukatan yang dilakukan terhadap umat yang hadir oleh Ida Pedanda. Seluruh umat dengan sangat antusias ikut serta melakukan ritual pengelukatan tersebut karena sangat jarang ada pengelukatan yang dilakukan di areal suatu pura, apalagi pura tersebut adalah Pura Pasar Agung dan Melanting Gunung Salak yang merupakan pintu gerbang ke arah kesejahteraan umat manusia.

Persembahyanganpun dimulai dengan dipimpin oleh Mangku Gde dan diiringi Puja Sang Sulinggih. Setelah prosesi sembahyangan selesai, maka Mangku Istri kemudian nedunang tirta wangsuh pada Ida Bethara dan memercikkannya ke pemedek sekalian dibantu dengan semua Pinandita yang hadir.

Setelah Ida Pedanda selesai memuja dan menuju ke balai Pesandekan, maka gelombang persembahyangan selanjutnya dipimpin oleh Mangku I Nyoman Hari Kontha yang merupakan Mangku asal Klungkung dan berdomisili di Cibinong. Persembahyangan gelombang inipun diikuti oleh pemedek yang sangat melimpah yang memenuhi areal Pura Pasar Agung dan Melanting tersebut.

Di hari pertama Piodalan ini, pemedek tidak henti-hentinya berdatangan bahkan setelah jam 12 malam pun pemedek masih banyak yang tangkil. Bahkan pada malam hari pada saat Mangku I nyoman Hari Kontha sedang memuja ada pemedek yang karauhan dan dalam proses kerauhannya mengasih nasehat ke pemedek lain yang hadir.

Pak Nengah Gamma yang merupakan seorang Photografer juga sibuk untuk ngayah dan menghaturkan sembah bhaktinya kehadapan Ida Sesuhunan begitu juga Wayan Siana asal desa Kramas Bali dan Saudara Agus yang merupakan warga Jawa tapi tetap dengan keyakinan leluhurnya yaitu Hindhu juga sibuk ngayah dengan pakaian khas Jawa

Pada hari kedua Piodalan dimulai dengan proses Nganyarin yang dipimpin Jro Mangku Gde dan diikuti oleh pemedek yang kebetulan hadir saat itu. Proses Nganyarin berlangsung dengan sangat khidmat. Pemedek yang tangkil di hari kedua juga berasal dari semua penjuru Indonesia. Ini mebuktikan betapa Ida Sesuhunan selalu diingat dan dipuja oleh umat Beliau sehingga setiap Piodalan selalu dilaksanakan dengan kemeriahan pemedek yang tangkil. Menurut Jro Mangku Istri, semua Pengangge dan peralatan yang dipakai untuk Piodalan ini adalah aturan dari umat sekalian yang bhakti dan selalu ingat akan Beliau Ida Sesuhunan.

Kopi dan teh serta jajanan tidak luput untuk selalu menemani pemedek yang tangkil selama proses Piodalan dan semua itu dapat dinikmati dengan tanpa biaya alias gratis karena merupakan aturan dari umat yang merasa begitu welas asihnya Sesuhunan akan umat Beliau.

Pada hari ketiga yang merupakan hari Penyineban dipimpin langsung oleh Jro Mangku Gde didampingi oleh Jro Mangku Subadra Dana dan Jro Mangku Nyoman Hari Kontha serta para Mangku istri dan pemedek yang hadir. Ternyata pemedek yang hadir juga tidak kalah jumlahnya dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya karena tetep melimpah sampai memenuhi areal Pura tersebut.

Para pemedek yang hadir meneteskan air mata ketika Daksina Pelinggih di tuwur dari Stana nya di masing-masing Pelinggih untuk dilebar dan dikembalikan ke Sunia. Pemedek merasa betapa waktu tiga hari untuk Piodalan dirasa belum cukup untuk menghaturkan sembah Bhakti kehadapan Sesuhunan.

Bahkan setelah acara Penyineban Ida Bathara selesai, masih saja pemedek hadir diantaranya dari Karangasem yang menyewa 3 bus besar untuk menghaturkan sembah Bhakti kehadapan Beliau. Para Pemangku dengan sabar melayani umat yang hadir tersebut dengan diiringi oleh sapaan yang ramah dan lembut.

Beberapa hal yang pelu dievaluasi dari Piodalan saat ini untuk dilakukan di Piodalan yang akan datang, diantaranya perlunya tangga besi yang panjang untuk memudahkan men-Sthanakan Daksina Pelinggih di Padmasana

dikutip dari : http://www.puragunungsalak.com/2012/09/piodalan-pura-pasar-agung-melanting.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s